Motto....

Satu hari tidak belajar, itu kesalahan...!! Tiga hari tidak belajar, itu kemunduran...!! Dengan kita membiasakan belajar sesuatu yang baru setiap hari maka kehidupan kita akan lebih sukses dan lebih bernilai.....,,

Rabu, 19 Mei 2010

Masakan

Tahu (tofu)Tumis Sayuran

  • Bahan :

1. Tahu telur jepang (egg tofu ) 3 bungkus, potong-potong
2. Sayuran beku (wortel, buncis, jagung) siap pakai secukupnya
3. Minyak Goreng secukupnya, untuk menggoreng

  • Bumbu :

1. Bawang putih 4 siung, cincang kasar
2. Bawang bombai 1 siung, cincang kasar
3. Jahe 1 ruas jari, cincang kasar
4. Cabe merah besar 4 buah, potong serong
5. minyak goreng 4 sdm, untuk menumis
6. Garam 1/4 sdt
7. Gula 1/2 sdm
8. Saus tiram 2 sdm
9. Air 100 ml

  • Cara Membuat :

1. Goreng tahu yang sudah di potong-potong, goreng hingga kuning kecokelatan dan sisihkan.
2. Tumis bawang putih hingga harum.
3. masukan jahe, bawang bombai dan cabe
4. setelah itu masukan tahu dan sayuran beku.
5. kemudian beri garam, gula, saus tiram, dan air.
6. Aduk rata, tunggu sebentar hingga matang.
7. Sajikan dengan nasi putih hangat.

Manusia dan Mesin

Hakikatnya mesin tercipta untuk mempermudah dan mempercepat suatu pekerjaan. Dalam keseharian manusia tidaklah dapat terlepas dari sebuah mesin. Seiring dengan perkembangan akan teknologi yang begitu pesat, berkembang pula berbagai macam mesin dengan teknologi yang terbarukan. Mesin-mesin ini tercipta berkat tangan dingin para ahli yang dewasa ini banyak diantara mereka berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah mesin.
Tidak sedikit diantara mesin-mesin tersebut yang berhasil membatu setiap pekerjaan, dan tidak sedikit pula mesin-mesin tersebut yang menjadi boomerang bagi manusia itu sendiri. Keberadaan akan mesin-mesin tersebut juga kadang kalanya membuat manusia lupa dan terlalu mengandalkan sebuah mesin, serta kurang memperhatikan dalam hal merawat mesin. Selain itu dalam penggunaannya pun seringkali asal-asalan, tidak memperhatikan aturan dalam penggunaannya sehingga mesin cepat rusak.
Sebagai contohnya adalah mesin belender, dimana mesin tersebut digunakan sebagai alat penghancur makanan dan membuat jus. Alat tersebut tercipta berkat seorang ahli yang terinspirasi alat penumbuk yang terbuat dari batu yang hanya dapat menghancurkan makanan. Dimana pada zaman dahulu manusia menghaluskan makanan memakai alat penumbuk tersebut, dan kini manusia tidaklah harus bersusah payah untuk menggunakan tenaga mereka dan membuat pegal tangan untuk sekedar menghaluskan makanan. Kini dengan adanya sebuah belender manusia dengan mudah menghaluskan makanan dengan tinggal menmekan tombol dan menghidupkan mesin tersebut, yang terlebih dahulu menyambungkan pada stop kontak.
Secara psikologis hal tersebut sangatlah baik dalam mengurangi masalah pegal-pegal pada tangan akibat menumbuk makanan, selain itu hal tersebut juga mempercepat proses penghancuran makan, serta mempermudah dalam proses penghancuran.

Jumat, 09 April 2010

A. Shift Kerja yang Baik

Kerja merupakan suatu proses dalam hidup kita yang selalu terjadi bahkan setiap saat kita lakukan. Dalam bekerja secara umum, kita sering mengenal yang disebut pembagian waktu kerja atau yang sering djuga disebut shift kerja. Shift kerja diartikan sebagai pembagian kerja dalam waktu 24 jam meliputi kerja pagi, sore, dan malam yang dilaksanakan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada dengan tujuan memenuhi dan meningkatkan produksi untuk kepentingan masyarakat berupa Pelayanan ataupun jasa.
Dalam aspek-aspek penentu kepuasan kerja karyawan, jam kerja merupakan bagian dari kondisi kerja yang menjadi salah satu indikator dalam mempengaruhi kepuasan kerja karyawan (Munandar, 2001). Menurut Suma’mur (1994), shift kerja merupakan pola waktu kerja yang diberikan pada tenaga kerja untuk mengerjakan sesuatu oleh perusahaan dan biasanya dibagi atas kerja pagi, sore dan malam.

Jam kerja terbagi menjadi jam kerja normal dan sistem shift. Menurut Suma’mur (1994), shift kerja merupakan pola waktu kerja yang diberikan pada tenaga kerja untuk mengerjakan sesuatu oleh perusahaan dan biasanya dibagi atas kerja pagi, sore dan malam.

Monk dan Folkard (dalam Kyla, 2008) mengkategorikan tiga jenis sistem shift kerja, yaitu shift permanen, sistem rotasi cepat, dan sistem rotasi shift lambat. Dalam hal sistem shift rotasi, pengertian shift kerja adalah kerja yang dibagi secara bergilir dalam waktu 24 jam. Pekerja yang terlibat dalam sistem shift rotasi akan berubah-ubah waktu kerjanya, pagi, sore dan malam hari, sesuai dengan sistem kerja shift rotasi yang ditentukan. Di Indonesia, sistem shift yang banyak digunakan adalah sistem shift dengan pengaturan jam kerja secara bergilir mengikuti pola 5-5-5 yaitu lima hari shift pagi (08.00-16.00), lima hari shift sore (16.00-24.00) dan lima hari shift malam (24.00-08.00) diikuti dengan dua hari libur pada setiap akhir shift (Kyla, 2008).

Sistem kerja shift rotasi ada yang bersifat lambat, ada yang bersifat cepat. Dalam sistem kerja shift rotasi yang bersifat lambat, pertukaran shift berlangsung setiap bulan atau setiap minggu, misalnya seminggu kerja malam, seminggu kerja sore dan seminggu kerja pagi. Sedangkan dalam sistem kerja shift rotasi yang cepat, pertukaran shift terjadi setiap satu, dua, atau tiga hari (Scott&LaDou, dalam Adnan; 2002).

Menurut William (1992), dikenal 2 macam shift kerja yaitu shift permanen, shift rotasi. Pada shift permanen tenaga kerja bekerja pada shift yang tetap setiap harinya apakah pagi, siang, ataupun malam. Sedangkan shift rotasi tenaga kerja bekerja pada shift yang tidak tetap setiap harinya.

Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan:

(1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja,

(2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan

(3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.

Adnan (2002) dalam penelitiannya mengemukakan bahwa pada sistem shift rotasi terdapat aspek positif dan aspek negatif. Aspek positifnya adalah memberikan lingkungan kerja yang sepi khusunya shift malam dan memberikan waktu libur yang banyak. Sedangkan aspek negatifnya adalah penurunan kinerja, keselamatan kerja dan masalah kesehatan. Kinerja menurun selama kerja shift malam yang diakibatkan oleh efek fisiologis dan efek psikososial. Menurunnya kinerja dapat mengakibatkan kemampuan mental menurun yang berpengaruh terhadap perilaku kewaspadaan pekerjaan seperti kualitas kendali dan pemantauan. Survei pengaruh shift kerja terhadap kesehatan dan keselamatan kerja yang dilakukan Smith et. al, melaporkan bahwa frekuensi kecelakaan paling tinggi terjadi pada akhir rotasi shift kerja (malam) dengan rata-rata jumlah kecelakaan 0,69% per tenaga kerja (Adiwardana dalam Yasir, 2008).

B. Efek Shift Kerja Yang Kurang Baik

Pembagian shift kerja merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan demi kelancaran proses produksi perusahaan. Dalam pembagian kerja harus didasarkan pada kemampuan masing-masing individu yaitu benar-benar berdasarkan beban kerja, ukuran kemampuan kerja dan waktu yang tersedia. Hal tersebut sangatlah penting, mengingat kondisi fisik dari tiap individu berbeda satu sama lainnya.

Pembagian shift kerja yang kurang baik dapat menimbulkan berbagai masalah tidak hanya proses produksi yang terganggu,hal ini juga berdampak langsung pada individu pekerja. salah satunya efek dari pembagian shift kerja yang kurang baik adalah sistem kekebalan tubuh yang terganggu sehingga mudah sekali terserang penyakit. Selain itu, pembagian kerja yang tidak teratur juga bisa memberi dampak psikologis contohnya stres dan akan memberi dampak juga terhadap kinerja karyawan perusahaan itu sendiri.

Studi yang dilakukan International Agency for Research on Cancer (IARC), divisi kanker dari WHO, menegaskan terjaga di malam hari memicu sel kanker payudara bagi perempuan dan kanker prostat bagi pria. Karena kerja shift malam menjadi faktor karsionen. Para peneliti menduga kerja malam ini menganggu ritme sirkadian. Selain itu hormon melatonin yang berperan menghambat pertumbuhan tumor, normalnya diproduksi saat malam. Sehingga kurang tidur membuat sistem kekebalan tubuh mudah diserang sel kanker dan tidak memiliki kekuatan untuk menyerang balik. “Indikasi tersebut positif,” ujar Vincent Cogliano, salah satu anggota IARC bagian unit pengklasifikasian bahan karsionogen. Cogliano juga mengatakan terjadi kenaikan angka penderita kanker pada para pekerja malam, meski pihaknya belum memperhitungkan kemungkinan adanya faktor lain.

Dengan demikian pembagian shift kerja sangatlah penting diterapkan pada setiap perusahaan, menggingat betapa besarnya peran shift kerja dalam memberikan kelancaran dalam proses produksi, serta agar karyawan dapat bekerja dengan baik.

Sumber :
http://juanasari.blogspot.com/2009/11/pengaruh-shift-kerja-terhadap-kepuasan.
html://journal.uii.ac.id/index.php/jurnal-teknoin/article/view/792/710

Rabu, 07 April 2010

Modifikasi Perilaku

Nama Kelompok :
1. Anugrah sri utami ( 10507021 )
2. Fitriyanisah ( 10507091 )
3. Lussy warastuti ( 10507146 )
4. Satrio pandutomo ( 10507217 )

Kelas : 3 Pa 04

SHAPING

Shaping adalah tingkah laku yang dipelajari secara bertahap dengan pendekatan suksesif. Untuk mempelajari keterampilan baru, konselor dapat memecah-mecah tingkah laku ke dalam unit-unit, dan mempelajarinya dalam unit-unit kecil.

Penguatan diferensial dari aproksimasi, atau lebih sering, format adalah prosedur pengkondisian digunakan terutama dalam analisis eksperimental perilaku. Ini diperkenalkan oleh BF Skinner dengan merpati dan diperpanjang untuk anjing, lumba-lumba, manusia dan spesies lainnya. Dalam mengembangkan bentuk jawaban yang sudah ada secara bertahap berubah di antara percobaan yang berurutan ke perilaku target yang diinginkan oleh menguntungkan segmen perilaku yang benar.

Misalnya, kita memberikan makanan burung ketika sedikit ke arah tempat dari mana saja di kandang. Hal ini meningkatkan frekuensi dari jenis perilaku. Lalu kami menahan penguatan sampai membuat gerakan kecil ke arah tempat itu. Sekali lagi, ini mengubah distribusi keseluruhan perilaku tanpa menghasilkan sebuah unit baru. Kami memperkuat posisi berturut-turut ke tempat dan kemudian diperkuat hanya bila kepala bergerak sedikit ke depan dan akhirnya hanya ketika paruhnya benar-benar membuat kontak dengan tanah. Probabilitas asli respon dalam bentuk akhirnya sangat rendah, dalam beberapa kasus bahkan mungkin nol. Dengan cara ini kita dapat membangun rumit operants tidak pernah muncul dalam khasanah tubuh lain. Memperkuat serangkaian aproksimasi, kami membawa respon biasa pada suatu kemungkinan yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Tindakan total berbalik menuju tempat dari setiap titik di meja, berjalan ke arahnya, mengangkat kepala dan mencolok

Flooding

adalah teknik psikoterapi yang digunakan untuk mengobati fobia. Ini bekerja dengan mengekspos pasien kenangan menyakitkan mereka, dengan tujuan ditekan reintegrating emosi mereka dengan kesadaran mereka saat ini. Banjir ini diciptakan oleh psikolog Thomas Stampfl pada tahun 1967. Ini masih digunakan dalam terapi perilaku hari ini. Flooding adalah bentuk pengobatan yang efektif untuk fobia antara lain psychopathologies. Bekerja pada prinsip-prinsip pengkondisian klasik-bentuk pengkondisian Pavlov klasik-di mana pasien mengubah perilaku mereka untuk menghindari rangsangan negatif. Menurut Pavlov, kita belajar melalui asosiasi, jadi jika kita memiliki fobia itu karena kita mengasosiasikan objek atau stimulus takut dengan sesuatu yang negatif. Seorang psikoterapis menggunakan banjir untuk mengobati fobia mungkin mengekspos pasien untuk sejumlah besar rangsangan yang ditakuti, maka jika pasien menderita Arachnofobia, terapis bisa mengunci mereka di sebuah ruangan penuh dengan laba-laba. Meskipun pada awalnya pasien akan sangat cemas, pikiran tak bisa tinggal cemas selamanya. Ketika tidak ada yang buruk terjadi pasien mulai tenang dan begitu dari saat itu mengasosiasikan perasaan tenang dengan objek ditakuti sebelumnya.

Psikiater Joseph Wolpe (1973) melakukan percobaan yang menunjukkan banjir. Ia mengambil seorang gadis yang takut mobil, mengunci di dalam mobil dan mengantarnya berkeliling selama berjam-jam. Awalnya gadis itu histeris tapi ia akhirnya tenang kembali ketika dia menyadari bahwa situasi sudah aman. Sejak itu ia terkait rasa nyaman dengan mobil. Terapi banjir bukan untuk setiap individu, dan terapis akan mendiskusikan dengan pasien yang tingkat kecemasan mereka siap untuk bertahan selama sesi tersebut.

IN VIVO

In vivo (Latin (dengan) dalam kehidupan) berarti yang terjadi dalam sebuah organisasi. Dalam ilmu, mengacu pada percobaan in vivo dilakukan atau dalam jaringan hidup dari seluruh hidup, sebagai lawan dari sebagian atau mati. Hewan percobaan dan uji klinis adalah bentuk penelitian in vivo. Enam elemen dari metode penelitian yang dianggap:
1. peserta dengan diagnosis klinis,
2. subjektif, komponen perilaku dan fisiologis respon diukur dari rasa takut,
3. desain,
4. masuknya dari kelompok kontrol,
5. diikuti oleh data yang dikumpulkan, dan penelitian,
6. kebutuhan untuk menyertakan perawatan lain dalam eksposur vivo.

Studi diperoleh melalui pencarian terkomputerisasi PsycINFO dan CISTI, penelitian ini mengungkapkan bahwa semua enam elemen metode ditinjau dari isi di ulang kembali serta membutuhkan perbaikan.

Selama terapi perilaku (pemaparan in vivo) bahwa pasien belajar menjadi kurang takut harus praktek dalam situasi ketakutan. Dalam rangka secara bertahap Menghadapi situasi menakutkan. Apakah diletakkan dalam situasi sulit karena waktu yang diperlukan untuk memungkinkan kecemasan untuk menipis. Jika kecemasan menjadi kurang, lebih takut dibuat (atau dicari) dan sebagainya.

TOKEN EKONOMI

untuk perilaku yang baik dihargai dengan token yang dapat ditukar dengan hak istimewa. Token Ekonomi merupakan suatu wujud modifikasi perilaku yang dirancang untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan pengurangan perilaku yang tidak diinginkan dengan pemakaian Tokens (tanda-tanda). Individu menerima token cepat setelah mempertunjukkan perilaku yang diinginkan. Token itu dikumpulkan dan yang dipertukarkan dengan suatu obyek atau kehormatan yang penuh arti.

Secara singkatnya Token Ekonomi merupakan sebuah system reinforcement untuk perilaku yang dikelola dan diubah, seseorang mesti dihadiahi/diberikan penguatan untuk meningkatkan atau mengurangi perilaku yang diinginkan.

Tujuan yang utama suatu Token Economies untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan perilaku pengurangan yang tidak diinginkan. Sering kali Token Economies digunakan di dalam pengaturan dalam sebuah lembaga (seperti rumah sakit jiwa atau fasilits rehabilitasi) untuk mengatur perilaku dari individu yang bisa tak dapat diramalkan atau agresif. Bagaimanapun, tujuan yang lebih utama dari Token Economies untuk mengajar perilaku yang sesuai dan ketrampilan-ketrampilan sosial yang dapat digunakan dalam satu lingkungan yang alami (wajar).

Pendidikan khusus (untuk anak-anak dengan pengembangan atau belajar cacat-cacat, hiperaktivitas, kurangnya perhatian, atau kekacauan-kekacauan tingkah laku), pendidikan regular/ umum, perguruan tinggi, berbagai jenis-jenis dari rumah-rumah kelompok, divisi-divisi militer, rawatan rumah, program panti rehabilitasi, pengaturan-pengaturan jabatan, keluarga (perkawinan atau berbagai kesulitan orangtua), dan rumah sakit dapat juga menggunakan Token Economies. Token Economies dapat digunakan secara individu atau di dalam kelompok-kelompok.

Contohnya: setiap pekerjaan anak yang telah kita perintahkan dan dapat di kerjakan dengan baik, di tukarkan dengan poin. Nah, poin tersebut bias sudah terkumpul dengan sesuai perjanjian kita di awal oleh anak tersebut dapat di tukarkan dengan hadiah yang dia inginkan.

Sumber :
• chairulmuslimna.blogspot.com/.../metode-metode-terapi-behavior.html
• http://kasihseharumlavender.blogspot.com/2009/01/pendekatan-behavioristik
• http: // konselingcenter.co.cc

Kamis, 25 Februari 2010

Tugas Kreatifitas dan Keberbakatan

1. Menurut anda mengapa kreativitas begitu bermakna dalam hidup ?
2. Mengapa kreativitas perlu di pupuk sejak dini ?
3. Bagaimana peranan atau strategi 4P untuk anak kreatif ?
4. Guilford (1967) menyatakan bahwa intelegensi berkaitan dengan berpikir secara
konvergen, sedangkan kreativitas adalah berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk berpikir divergen. Bagaimana menurut ada mengenai pernyataan diatas !
5. Berikan contoh 3 perilaku kreatif yang mencerminkan Teori Freud (psikoanalisis)
& Teori Kris (mekanisme pertahanan)!

Jawab :

1. Kreativitas begitu bermakna dalam hidup, karena dengan berkreasi kita dapat mewujudkan diri kita dan perwujudan diri termasuk salah satu kebutuhan pokok dalam hidup manusia, kreativitas atau berpikir kreatif adalah kemampuan untuk melihat kemungkinan penyelesaian terhadap suatu masalah. Kreativitas adalah suatu proses upaya manusia atau bangsa untuk membangun dirinya dalam berbagai aspek kehidupannya. Tujuan pembangunan diri itu ialah untuk menikmati kualitas kehidupan yang semakin baik (Alvian, 1983)

2. Setiap orang memiliki potensi kreatif dalam derajat yang berbeda-beda dan dalam bidang yang berbeda-beda. Potensi ini perlu dipupuk sejak dini agar dapat diwujudkan, karena potensi kreatif tidak serta merta dapat terwujud dengan sendirinya tanpa adanya kekuatan pendorong yang mendorong terwujudnya potensi kreatif. Adapun kekuatan pendorong ini berasal dari luar maupun dari dalam individu itu sendiri, dari luar dapat berupa peran keluarga, sekolah, serta masyarakat dalam memfasilitasi akan keberadaan sarana dan prasarana dalam terwujudnya proses kreatif. Sedangkan dari dalam individu dapat berupa motivasi ataupun keinginan yang tinggi dari individu untuk menggali dan mengembangkan akan segala potensi yang ada pada diri untuk terus berkreasi, dengan tidak mudah menyerah, terus belajar.

3. Peran dan strategi 4P untuk anak kreatif, berupa :
A. Pribadi
Setiap anak dilahirkan unik dan berbeda satu sama lainnya, seperti pendapat Hulbek ( 1945 ) yang mengemukakan bahwa tindakan kreatif muncul dari keunikan keseluruhan kepribadian dalam interaksi dengan lingkungannya.
B. Pendorong ( Press )
Tahapan dimana peran orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan potensi kreatif. Timbul dan tumbuhnya kreativitas dan selanjutnya berkembangnya suatu kresi yang diciptakan oleh seseorang individu tidak dapat luput dari pengaruh kebudayaan serta pengaruh masyarakat tempat individu itu hidup dan bekerja (Selo Soemardjan 1983). Serta keinginan ataupun motivasi yang tinggi pada diri individu atau anak juga sangat penting dalam proses kreatif, jangan sampai adanya suatu pemaksaan pada diri anak sehungga proses kreatif dalam hal ini akan sangat sulit terwujud dan anak pun akan terganggu serta terbebani pikirannya.
C. Proses
Tahap dimana anak mulai menciptakan suatu inovasi yang kreatif baik itu berupa karya seni ataupun hal lain.
D. Produk
Tahap dimana anak berhasil dalam menciptakan suatu inovasi yang kreatif, walaupun pada dasarnya hasil kreatif yang tercipta tidaklah sempurna, tetapi paling tidak orang tua jangan menggangap remeh dengan mengatakan “ itu tidak bagus “ ataupun “ itu sangat jelek “ sebagai orang tua hendaklah terus mendorong, memotivasi agar terus berkarya dengan tidak menyerah.

4. Guilford (1986) menyatakan:
a. Berfikir Konvergen: berfokus pada tercapainya satu jawaban yang paling tepat terhadap suatu persoalan atau masalah. Saya sependapat atas pernyataan Guilford karena, inteligensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif (David Wechsler).
b. Berfikir Divergen : bentuk pemikiran terbuka, yang menjajaki macam-macam kemungkinan jawaban terhadap suatu persoalan atau masalah. Seseorang dapat disebut berfikir kreatif jika dia mampu memberikan berbagai alternatif jawaban. Oleh karena itu berfikir divergen disebut juga berfikir kreatif, karena tidak hanya mengarah dengan satu jawaban.

5. Contoh perilaku kreatif berdasarkan Teori Psikoanalisis Freud dan Teori Ernst kris :
A. Teori Psikoanalisis Freud
Freud menjelaskan proses kretif timbul dari mekanisme pertahanan (defence mechanism).
a. Sublimasi, yaitu jika tidak mampu memenuhi dorongan seks, mengimbangi dengan kreativitas di bidang seni, misalnya dalam bentuk membuat karya seni, atau aktivitas olah raga.
b. Represi, yaitu secara tidak sadar melupakan pengalaman yang tidak menyenangkan untuk diingat. Misalnya, kita baru saja putus dari pacar yang mana kita putus dengan keadaan yang membuat kita sakit hati, dan bermaksud untuk melupakannya yang dapat kita lakukan adalah dengan menyibukkan diri kita akan hal-hal yang kreatif seperti berkreasi dengan membuat lagu, ataupun bersama dengan teman membuat karya seni.
c. Kompensasi, yaitu berusaha mengimbangi ketidakmampuan yang dilakukan secara tidak sadar dengan menonjolkan pada hal lain. Misalnya van gogh mengalami ketidakmampuan secara psikis tetapi secara fisik ia dapat menghasilkan suatu karya yang sangat terkenal berupa lukisan yang memiliki kekhasan seorang van gogh.

B. Teori Ernst kris
Erns Kris (1900-1957) menekankan bahwa mekanisme pertahanan regresi seiring memunculkan tindakan kreatif. Orang yang kreatif menurut teori ini adalah mereka yang paling mampu “memanggil” bahan dari alam pikiran tidak sadar. Dengan demikian mereka mampu malihat masalah-masalah dengan cara yang segar dan inovatif, mereka melakukan regresi demi bertahannya ego. Misalnya, seorang mampu memecahkan masalah dengan berpikir jernih dengan merbagai alternatif jawaban atas semua masalah.

Senin, 22 Februari 2010

Tips n Trick

" Kiat Mengatasi Gangguan Pada Perut Kembung "

Kembung, sakit perut yang mirip kejang, letih, lesu, apakah semuanya ini terkesan akrab? Kalau ya, kemungkinan penyebabnya adalah gangguan pada usus. Gangguan usus saat ini terjadi pada hampir seperempat anggota masyarakat. Anggota terbesarnya berusia antara 20-40 tahun, dan 2 dari 3 penderita terdiri dari wanita.

Dalam bukunya yang berjudul Lazy Girl's Guide to Good Health, Anita Naik mengatakan, gangguan ini sebenarnya disebabkan oleh gangguan pada saluran usus. Dalam keadaan biasa, saluran usus mendorong ampas makanan dengan gerakan kontraksi secara bertahap menuju lubang pelepasan. Tetapi kalau kontraksi usus tidak teratur, akan timbul kejang yang menyakitkan, kembung, gas, sembelit, dan diare. Dugaan penyebab utamanya adalah stres.

Anda dapat menolong diri sendiri dengan cara:
- Belajar mengendalikan stres. Hubungan antara gangguan usus dan stres cukup jelas, oleh sebab itu, tindakan ini harus dijadikan langkah pertama. Para ahli berpendapat bahwa istirahat sendirian selama 20 menit setiap hari, berolahraga secara teratur (20 menit, tiga kali seminggu), dan belajar mengenali batas kemampuan diri sendiri dapat membantu menciptakan hidup yang lebih terbebas dari stres.

- Menyusun makanan setiap hari. Tidak tahan terhadap makanan tertentu dapat juga mengakibatkan gangguan usus, seperti gandum dan produk susu. Sebab, perut tidak dapat memecah makanan yang tidak dapat diterimanya, yang mengakibatkan kembung, kejang, dan terlalu banyak gas. Seandainya Anda menduga munculnya masalah seperti ini, cobalah berhenti makan makanan jenis ini dan mulai memasukkan jenis makanan ini secara bertahap ke dalam susunan makanan sehari-hari. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan membuat catatan harian yang berisi makanan, dan mencatat makanan apa saja yang nampaknya paling sering menyebabkan gangguan perut, dan kapan terjadinya. Dengan catatan, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter, yang akan membantu kita melakukan perubahan yang diperlukan.

- Minta resep dokter. Meski gangguan usus tidak dapat hilang dengan obat begitu saja, dokter dapat memberikan resep untuk obat antikejang, yaitu alevrine atau mebeverine, yang menenangkan usus dan meredakan kejang; kapsul pepermin dapat membantu mencegah kembung dan gas dalam perut; tablet antidiare untuk mengatasi mencret.

- Menyantap makanan dalam porsi lebih kecil dan lebih sering. Dengan cara ini Anda dapat mencegah lambung terlalu penuh. Usahakan makan makanan yang rendah lemak dan rendah tepung, tetapi berkarbohidrat tinggi.

- Berolahraga secara teratur. Dengan meningkatkan jumlah latihan olahraga, kita dapat membantu usus bergerak lebih teratur dan mengatasi perut kembung.

- Kurangi jajan. Hindari makanan yang diproses, seperti gorengan, makanan manis, karena jenis ini bisa menghambat fungsi pencernaan. Jangan lupa tambahkan pula keragaman pilihan asupan. Kalau menyantap makanan yang itu-itu saja, sama halnya mengundang penyakit perut. Karena kelak, suatu saat akan terjadi "pemberontakan". Makan apa saja yang bisa diterima tubuh boleh, asal porsinya kecil. Jangan lupa, bahwa serat memang baik untuk pencernaan. Tetapi makan terlalu banyak serat bisa berakibat nyeri lambung, kembung, dan sering buang gas.

Sumber : Kompas

Tips n Trick

" Trik Mengidentifikasi Peluang Bisnis "

Ratusan ide bisnis bisa didapatkan melalui banyak buku bisnis praktis. Bahkan Anda sendiri pun mungkin cukup kreatif untuk membuat catatan pribadi berisi peluang bisnis yang Anda idamkan. Namun, kejelian memilih peluang bisnis yang tepat perlu diasah, caranya?

Sudhamek AWS, Group CEO Todung Group, berbagi triknya di depan sekitar 5.000 mahasiswa peserta workshop Wirausaha Mandiri di Jakarta Convention Center, Jumat (22/1/2010) lalu. Menurut Sudhamek, ide yang bisa berasal dari diskusi dengan teman, atau dari hasil pemikiran sendiri, perlu dianalisa satu per satu kemungkinannya.

"Harus dipahami dalam industri dikenal adanya kategori produk dan subproduk. Kenali dan analisa mulai dari sini, dan semuanya bisa dipelajari," paparnya saat sesi tanya-jawab.

Menurut petinggi Holding Company GarudaFood ini, diperlukan alat untuk mempelajari peluang bisnis, di antaranya dengan melihat market size atau pangsa pasar. Seberapa besar potensi pasar dari bisnis yang akan dijalankan? Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah besar-tidaknya tingkat pertumbuhan volume dan nilai dari bisnis. Dengan mengetahui volume dan nilai, akan dikenali apakah tanda-tanda industri sudah mulai jenuh. Jadi jangan coba-coba masuk dalam bisnis yang industrinya mulai jenuh.

Bisnis makanan, misalnya. Saat banyak sekali produk makanan sejenis yang ditawarkan, pebisnis pemula harus mengerti betul kebutuhan pelanggan.

Menurut Sudhamek, yang penting untuk diperhatikan dalam memahami kebutuhan pelanggan di antaranya:
* Memenuhi kebutuhan dasar pelanggan. Menjual produk makanan yang merupakan kebutuhan dasar akan lebih menghasilkan.
* Memenuhi keinginan pelanggan, karena pelanggan mendapati nilai tambah dari produk yang ditawarkan. Unsur kepuasan pelanggan harus terpenuhi.
* Memenuhi kebutuhan pelanggan akan kepuasan. Pada akhirnya, kepuasan pelanggan akan menentukan kesetiaan mereka terhadap produk.
* Memahami struktur industri, dengan mengenali karakter kompetitor dan membandingkan produk yang ada. Terlalu merasa paling hebat juga tidak sepenuhnya baik dalam industri makanan. "Jangan terlalu ge-er dengan produk sendiri, perbandingan tetap perlu," papar Sudhamek.

Sumber : Kompas